Malam ini aku tidur lebih sering bangun, kemudian tidur kembali. Bunyi
alarm mengaung tepat pukul empat pagi. Aku terbangun. Ku biarkan sprei
dan selimut serta bantal bergelimpangan di ranjang, lalu ke kamar
mandi.
Rencana liburan hari ini, minggu, bersama rekan-rekan ke pantai begitu
menyiksaku. Selain uang tak begitu banyak muncul di dompet, sariawan
menempel pada bibirku dan jerawat muda ada pada jidatku. Waduh.
"Bagaimana ini?" tanyaku pada diri sendiri.
Apakah Tuhan selalu baik saat seperti ini? Ataukah memang itu sebuah
rencana Dia? Tak mengertilah
alarm mengaung tepat pukul empat pagi. Aku terbangun. Ku biarkan sprei
dan selimut serta bantal bergelimpangan di ranjang, lalu ke kamar
mandi.
Rencana liburan hari ini, minggu, bersama rekan-rekan ke pantai begitu
menyiksaku. Selain uang tak begitu banyak muncul di dompet, sariawan
menempel pada bibirku dan jerawat muda ada pada jidatku. Waduh.
"Bagaimana ini?" tanyaku pada diri sendiri.
Apakah Tuhan selalu baik saat seperti ini? Ataukah memang itu sebuah
rencana Dia? Tak mengertilah
Ku Telanjangi Kau|Bagian Tiga
4/
5
Oleh
Ikunesode
