Dani tinggal di sebuah kampung bernama Pare. Dani anak yang masih
berumur sepuluh tahun. Dia dikenal nakal sama teman-temannya, baik di
sekolah maupun di kampung. Dani sering menjahili dan merebut jajan
milik temannya. Dia juga sering berkelahi dan dipanggil kepala sekolah
karena perbuatannya, namun tetap masih mengulanginya.
Dani semakin hari tidak ada yang mau berteman dengannya.
Suatu hari, di saat istirahat di sekolah, Dani merebut permen milik
temannya yang bernama Zidan. Akan tetapi Zidan tidak membolehkannya.
Mereka berebut permen. Akhirnya permen terjantuh dan terinjak. Zidan
menangis. Tetapi Dani meninggalkan begitu saja.
SAAT pulang sekolah. Dani pulang__seperti biasa, bersepeda__dengan
mengayuh sepedanya dengan cepat. Tiba-tiba, remnya rusak dan Dani
kehilangan kendali. Bruk! Dani menabrak pohon rambutan kemudian
terjatuh ke jalan.
"Tolong!" teriaknya hampir menangis
Terlihat seorang temannya berjalan cepat seperti lari ke arah Dani.
Ternyata dia adalah Zidan. Di sekolah tadi yang Dani rebut permennya.
"Aku akan menolongmu. Rumahku dekat" kata Zidan sambil membantu Dani berjalan.
Zidan mencuci luka Dani dengan air bersih kemudian mengobatinya dengan
obat merah.
"Kenapa kamu mau menolongku. Padahal aku tadi menakalimu?" kata Dani
"Kita harus saling menolong dengan sesama"
"Terimakasih" kata Dani
Zidan tersenyum kemudian dibalas Dani.
___
Sekarang Dani berubah menjadi lebih ramah dari sebelumnya. Dani
menjadi sering berbagi dengan teman-temannya. Perbuatannya membuat
banyak teman menyukainya. Dani bahagia dapat berbagi dengan
teman-temanya di sekolah atau kampunya. Dia juga bahagia karena
memiliki banyak teman
berumur sepuluh tahun. Dia dikenal nakal sama teman-temannya, baik di
sekolah maupun di kampung. Dani sering menjahili dan merebut jajan
milik temannya. Dia juga sering berkelahi dan dipanggil kepala sekolah
karena perbuatannya, namun tetap masih mengulanginya.
Dani semakin hari tidak ada yang mau berteman dengannya.
Suatu hari, di saat istirahat di sekolah, Dani merebut permen milik
temannya yang bernama Zidan. Akan tetapi Zidan tidak membolehkannya.
Mereka berebut permen. Akhirnya permen terjantuh dan terinjak. Zidan
menangis. Tetapi Dani meninggalkan begitu saja.
SAAT pulang sekolah. Dani pulang__seperti biasa, bersepeda__dengan
mengayuh sepedanya dengan cepat. Tiba-tiba, remnya rusak dan Dani
kehilangan kendali. Bruk! Dani menabrak pohon rambutan kemudian
terjatuh ke jalan.
"Tolong!" teriaknya hampir menangis
Terlihat seorang temannya berjalan cepat seperti lari ke arah Dani.
Ternyata dia adalah Zidan. Di sekolah tadi yang Dani rebut permennya.
"Aku akan menolongmu. Rumahku dekat" kata Zidan sambil membantu Dani berjalan.
Zidan mencuci luka Dani dengan air bersih kemudian mengobatinya dengan
obat merah.
"Kenapa kamu mau menolongku. Padahal aku tadi menakalimu?" kata Dani
"Kita harus saling menolong dengan sesama"
"Terimakasih" kata Dani
Zidan tersenyum kemudian dibalas Dani.
___
Sekarang Dani berubah menjadi lebih ramah dari sebelumnya. Dani
menjadi sering berbagi dengan teman-temannya. Perbuatannya membuat
banyak teman menyukainya. Dani bahagia dapat berbagi dengan
teman-temanya di sekolah atau kampunya. Dia juga bahagia karena
memiliki banyak teman
Kebahagiaan Dani
4/
5
Oleh
Ikunesode
