Friday, 26 October 2012

PUISI - PUISI

Bangga Atas Derita
______________________

Sekelumit bangunan peninggalan ayah
Tembok-tembok meretak
Seperti ingin mengubah dirinya
Begitu juga atap
Sekelompok lumut tentram di sana

Air hujan acapkali mampir
Bila tak ku sediakan wadah
Lantai pun basah
Lantai bukan keramik
Melainkan tanah
Sering terlukis kehidupanku
Terkadang tak jelas

Tak jarang aku bangga pada bangunan ini
Natural
Seni
Ia selalu melumat bangunan ini

Tuhan...
Adilkah kau?

Related Posts

PUISI - PUISI
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.